alifahru on October 7th, 2008

Membeli sebuah domain sendiri sama halnya dengan membeli tanah. Jika tanah itu letaknya strategis, kemudian di atas tanah itu dibangun sebuah gedung menarik, cantik dan berguna pasti nilai jual dari tanah yang kita beli itu akan berlipat harganya. Demikian halnya dengan nama domain anda apabila diisi dengan content yang menarik akan mendatangkan banyak manfaat dan keuntungan bagi anda, tapi dengan catatan tanah/domain tersebut dibangun dan dikelola diatas tempat/domain sendiri. Misalkan saat ini anda membeli domain dan hosting seharga Rp. 150.000 untuk satu ke depan. Apabila website ini anda bangun dan oleh sedemikian rupa, maka nilainya pada satu kedepan bisa menjadi Rp 10 juta bahkan lebih, tergantung dari usaha anda untuk memaksimalkan website anda. Hasilnya akan berlipat ganda dibanding dengan investasi awal.

Mengapa kita harus beli nama domain sendiri? apa tidak lebih murah dan gampang pakai yang gratisan aja macam blogger.com, wordpress dan lain-lain. Untuk awalan dan untuk pembelajaran saja mungkin lebih praktis pakai yang gratisan, tapi bila untuk sebuah tujuan jangka panjang (untuk tujuan bisnis salah satunya) sangat merugi bila pakai yang gratisan. Bagaimana kalau karena alasan tertentu yang kadang tidak masuk akal tiba-tiba website gratisan kita dibanned. Hilanglah semua content, backlink, pagerank, community dll padahal mungkin kesemuanya itu kita bangun sudah bertahun-tahun. Capek dech… :)

Kita akan lebih percaya diri dalam berkomunitas apabila mempunyai domain sendiri. Para pemilik website biasanya acuh terhadap comment ataupun kunjungan dari blog gratisan. Penulis mengalami ini sendiri. Dahulu selama masih mengelola blog gratisan, comment di website manapun tidak ada kunjungan atau comment balasan. Tapi setelah pakai domain sendiri, para master online pun mulai sudi comment dan berkunjung :). Kita akan lebih dihargai dan dianggap expert bila memakai domain sendiri. Kadang keseriusan kita dalam ngeblog juga diukur dari hal ini. Kegiatan blogwalking pun jadi tambah asyik, karena adanya interaksi yang saling menguntungkan. Kadang seseorang berkunjung dan comment ke website kita hanya untuk mencari backlink saja. Dia pasti tidak akan melirik blog yang gratisan, karena belum dofollow.

Jadi, mengapa anda masih pakai yang gratisan? :)

Share/Save/Bookmark

Other Important Related Post:

Tags:

12 Responses to “Investasi Nama Domain Sendiri”

  1. karena saya masih dalam tahap belajar.

  2. wah gitu yach..
    saya beli domain karena punya hostingan yang masih kosong di kasih ama teman.

  3. pertama: themes kita sama :)
    kedua: dari awal saya malah menghindari yg gratisan, langsung beli domain n sewa hosting.

  4. Beli domain sendiri adalah hal terbaik. Tidak takut di delete sepihak dan lebih semangat ngeblognya (sense of blogs) hehehe

  5. Lho siapa bilang blog gratisan ga bisa dofollow??

    Kalau invest di domain setuju, karena aku udah kena getahnya pake co.cc yang gratisan

  6. lagian harga domain dan hosting khan cuma $15/tahun baru tiga bulan juga udah bisa ngaslin dollar kalo caranya bener hehehe… lam kenal balik mas

  7. aq malah suka gratisan :D

  8. Yup, saya setuju dengan anda. Kadang orang mengukur keseriusan orang dalam bisnis ini juga dari domain.

  9. Yup, saya setuju dengan anda.
    *copas dari atas* ckckckck..
    lam kenal mas
    *copas lagi dari atas* ckckckc..

  10. kalo saya beli domain dan pakai hosting gratis di blogger

  11. iyah setuju. perlu kesabaran dan rajin update :) tentunya

  12. iya itu mas pakai blogger.com terus beli domain sendiri lebih hemat donk…

Leave a Reply