alifahru on February 16th, 2009

by: kontest Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

Kebetulan tadi siang hari senin libur, biasa giliran pemadaman aliran listrik PLN, jadi punya waktu maen ke salah satu temanku. Sampai depan rumahnya heran aku melihat banyaknya baliho dan spanduk-spanduk atribut Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 yang belum terpasang teronggok di depan rumahnya. Aku tanyakan padanya apakah dia mencalonkan diri jadi wakil rakyat, dia hanya tersenyum tersipu malu, bahwa dia cuma “ngode” atau istilahnya hanya partisan dari salah satu kandidat wakil rakyat peserta pemilu di desanya. Dia hanya sekedar membantu saudaranya kampanye pemilu.

Waktu kutanyakan apakah dia dengan sukarela tanpa sepeserpun menerima imbalan dari kegiatan pemasangan berbagai atribut Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009, tentu tidak jawabnya. Untuk pemasangan satu spanduk atau baliho saja dia diberi honor yang lumayan. Apalagi bila jumlahnya sampai ratusan, wah.. bisa kaya mendadak dia. Tapi dia tidak sendirian dalam melakukan pemasangan berbagai alat kampanye pemilu tersebut, dia dibantu oleh beberapa anak buahnya. Rupanya dia seorang korlap kampanye damai pemilu.

Karena aku dan dia masih dalam satu dapil (daerah pilihan) dia juga menawariku untuk juga bergabung dengan membagi dan memasang berbagai atribut Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 tersebut di sekitar daerahku. Awalnya aku cukup tergoda dan ngiler dengan tawaran dan iming-iming balas jasanya. Tapi kemudian tawaran temanku itu aku tolak dengan cara halus. Bukannya menolak rejeki, tapi tetangguku sendiri yang notabene sepupuku juga mencalonkan diri jadi wakil rakyat peserta pemilu indonesia 2009, jadi mau tidak mau aku harus mendukung saudara itu untuk ber- Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009. Walaupun aku tidak dapat apa-apa dari saudaraku, tapi aku ikhlas untuk mendukungnya pada pemilu indonesia 2009 mendatang. Aku lihat orang cukup bersih, tidak membagi-bagikan uang, agamanya kuat dan juga berasal dan diusung oleh salah satu partai peserta pemilu indonesia 2009 yang terkenal jujur, adil dan transparan.

Kalau anda jadi saya, mau pilih mana? ikutan membantu teman menyebarkan dan memasang berbagai atribut Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 hanya untuk mendapatkan sejumlah uang tertentu, atau tetap mendukung saudara sendiri berkampanye pemilu walaupun tidak dibayar sepeserpun. Milih temen atau saudara? milih uang atau kejujuran? Sebuah dilema Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

Share/Save/Bookmark

Other Important Related Post:

Tags:

5 Responses to “Dilema Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009”

  1. pilih nyontreng logo KPU

  2. Nyontreng yang memang pantas dicontreng saja.

  3. @pencerah
    walah… golput dech… :)

    @deden
    kalau nggak ada yang pantes.. :)

  4. To handle others, use your heart.

Trackbacks/Pingbacks

  1. Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Intermezo

Leave a Reply