IA tidak usah khawatir. Sekalipun kecibak air sungai, bahkan batu yang menggelinding oleh kakinya di dalam air terdengar jelas, tapi tidak seorang pun akan mendengar. Gelap malam dan udara dingin telah memaksa para lelaki penduduk desa di atas menggeliat di bawah sarung-sarung mereka. Para perempuan mendekami anak-anak mereka seperti induk ayam yang ingin melindungi anaknya [...]
Cerpen Pramoedya Ananta Toer
Almanak Seni 1957
Sekarang tiba gilirannja: dia djuga mau pergi ke Djakarta.
Aku takkan salahkan kau, mengapa kau ingin djadi wargakota Djakarta pula. Besok atau lusa keinginan dan tjita itu akan timbul djuga. Engkau di pedalaman terlampau banjak memandang ke Djakarta. Engkau bangunkan Djakarta dalam anganmu dengan segala [...]
Cerpen Emha Ainun Nadjib
Lelaki pertama yang meniduriku adalah suamiku sendiiri dan lelaki yang mencampakkan ke lelaki kedua adalah suamiku sendiri dan untuk perempuan yang begini busuk dan hampir tak mampu lagi melihat hal-hal yang baik dalam hidup ini maka lelaki kedua hanyalah saluran menuju lelaki ketiga, keempat, kesepuluh, keempat puluh, [...]
Pagi-pagi berangkat ke pabrik untuk rutinitas kerja harian, tidak biasanya suasana sudah ramai. Tanya pada Security ternyata manajemen dan karyawan perusahaan sedang punya rencana untuk mengadakan demo. Tidak seperti biasanya demo, demo karyawan kali ini justru didukung 100 persen oleh Pimpinan dan manajemen perusahaan. Maklum, demo ini dilakukan untuk membela kepentingan perusahaan menghadapi pihak kelurahan [...]
Continue reading about Demo Karyawan PT. SAE (Kitani) Sokaraja
